.

.

.

.
Tampilkan postingan dengan label Manca Negara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Manca Negara. Tampilkan semua postingan

Minggu, 06 Juni 2010

Tentang bangsa israel


Syaikh Al-Munajid: Target Yahudi Adalah Seluruh Ummat Islam

[ 05/06/2010 - 06:09 ]



Mengiris hati, air matapun bercucuran, apa yang menimpa saudara-saudara kita yang meninggal syahid saat melakukan aksi solidaritasnya. Merekalah yang melakukan aksinya dengan girah keimanan dalam hatinya dan didorong dengan rasa moral dan kesadaran. Mereka menolong saudara-saudaranya yang teraniaya. Ternyata mereka disergap bangsa keturunan kera yang menampilkan kebuasaan dan kebiadabanya. Darahpun tumpah besama genangan air laut.

1. Yahudi adalah yahudi. Mereka adalah bangsa yang paling keji. Keinginanya selalu merusak, jauh dari rasa kasih sayang, penuh dengki, hasad dan pendendam. Melakukan pembantaian demi pembantaian. Friman Allah, “Engkau pasti akan menemukan manusia yang paling keras permusuhanya kapada orang-orang beriman, yaitu orang-orang yahudi dan kaum musyrikin”. Peristiwa kemarin menampilkan tabi’at asli dari yahudi yang senantiasa berbuat kerusakan dan kejahatan. Bahkan mereka pernah melakukan lebih dari itu. Membunuh para nabi, mengalirkan darah, berdusta atas nama Allah, mengubah kitab suci, memakan yang haram (riba dan sebagainya) dan melanggar perjanjian.

2. Bukanlah dosa pertama. Allah ta’ala telah menghabarkan pada kita semua tentang garis besar dosa-dosa mereka. Allah berfirman, Maka (kami lakukan terhadap mereka beberapa tindakan) disebabkan mereka melanggar Perjanjian itu, dan karena kekafiran mereka terhadap keterangan-keterangan Allah dan mereka membunuh nabi-nabi tanpa (alasan) yang benar dan mengatakan: "Hati Kami tertutup." Bahkan, sebenarnya Allah telah mengunci mati hati mereka karena kekafirannya, karena itu mereka tidak beriman kecuali sebahagian kecil dari mereka.(156). dan karena kekafiran mereka (terhadap Isa) dan tuduhan mereka terhadap Maryam dengan kedustaan besar (zina),(157). dan karena Ucapan mereka: "Sesungguhnya Kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah", (Al-Nisa 155-157) dan oleh karena kelakuan mereka yang menentang jalan Allah, juga karena memakan harta riba padahal telah dilarang dank arena mereka memakan harta manusia secara batil. Ini adalah kejahatan mereka di dalam Al-Qur’an. Hari ini mereka mengotori tanganya dengan darah kaum muslimin dan yang lainya yang ingin menolong orang yang sedang terzalimi terisolasi.

3. Yahudi tidak pernah menepati perjanjian dengan siapapun. Mereka tidak pernah takut pada Allah atas hambanya yang lain. Sebegaimana Allah khabarkan, dalam surat Al-Taubah ayat 10. “Mereka tidak memelihara (hubungan) Kerabat terhadap orang-orang mukmin dan tidak (pula mengindahkan) perjanjian. dan mereka Itulah orang-orang yang melampaui batas”. Kita semua telah melihat bagaimana kebuasan mereka terhadap sesama manusia yang sedang terisolasi, tak memiliki apa-apa. Demikianlah tabi’at Yahudi. “mereka berjalan di atas muka bumi ini dengan membuat kerusakan.

4. Yahudi adalah bangsa pengecut. Mereka sangat takut rahasia mereka terbongkar. Oleh karena itu, mereka menyembunyikan informasi tentang orang-orang terbunuh maupun terluka yang sudah dievakuasi ke rumah sakit.

5. Yahudi adalah bangsa pembohong. Mereka mengklaim adanya senjata di dalam kapal bantuan yang membawa makanan. Bahkan mereka menuding bahwa penumpang kapal melakukan perlawanan dengan senjata.

6. Mereka tidak berani memerangi kalian kecuai ditempat yang terjaga atau dibalik tembok. Hal jelas sekali ketika mereka menggunakan sejumlah pesawat tempur dan kapal perang untuk membunuhi orang-orang yang terisolasi.

7. Target Yahudi adalah kaum muslimin semuanya. Target minimal mereka adalah menakut-nakuti siapa saja yang berfikir untuk menolong warga Gaza.

8. Bangsa Turki mengingatkan kita kepada kekhalifahan Utsmaniyah dan ummat Islam. Mereka telah membangkitkan kerinduan ummat terhadap kekhalifahan Islam yang dapat melindungi kaum muslimin di setiap pelosok dunia.

9. Dalam serangan kemarin jelas sekali tujuan mereka. Mereka dendam kepada siapa yang ingin membangkitkan Islam. Mereka benci kepada Turki yang telah berperan dalam melindungi hak-hak orang lemah diantara kaum muslimin.

10. Kaum muslimin seperti satu tubuh. Yang tergabung dalam kapal tersebut adalah para relawan dari bangsa Turki, Kuwait, Al-jazair, Libanon, Jordania, Indonesia dan lainya. Kondisi ini menggambarkan solidaritas kaum muslimin dengan saudara-saudara mereka yang lemah, walau mereka berjauhan secara jarak


Rabu, 14 Januari 2009

Kisah Palestina




Berdirinya negara Palestina didorong oleh keinginan untuk menyatukan penduduk Palestina yang terdiri dari beraneka ragam etnis. Pengumuman berdirinya negara ini dilakukan oleh Ketua Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), Yasser Arafat yang kemudian menjadi Presiden Palestina, dari pusat pemerintahan di pengasingan, di Aljiria, Aljazair. Dari segi hukum interansional, eksistensi negara ini rapuh karena selain tidak diakui sebagian negara anggota Dewan Keamanan PBB, juga akibat wilayah geografi yang masih belum begitu jelas.

Sebaliknya, lembaga internasional turut memberi dukungan kepada Palestina. Sekretaris Jenderal PBB mengundang Yasser Arafat untuk menyampaikan pidatonya dalam sidang di New York pada Desember 1988. Namun Pemerintah Amerika Serikat menolak memberikan visa masuk kepada Arafat, sehingga tempat sidang pun di pindahkan ke Jenewa. Dalam pidatonya, Arafat menegaskan bahwa PLO ingin menjalin kontak langsung dengan Amerika. Namun karena lobi Yahudi Amerika yang kuat, Palestina gagal memperoleh pengakuan dari Amerika.

Otoritas Nasional Palestina atau Palestina merupakan sebuah negara yang berbentuk Republik Parlementer yang diumumkan berdirinya pada tanggal 15 November 1988 di Aljiriaibu kota Aljazair.Berbeda dengan kebanyakan negara di dunia yang mengumumkan kemerdekaannya setelah memperoleh Konsesi Politik dari negara penjajah, Palestina mengumumkan eksistensinya bukan karena mendapat konsesi politik dari negara lain, melainkan untuk mengikat empat juta kelompok etnis dalam satu wadah, yaitu negara Palestina. Dalam pengumuman itu ditetapkan pula bahwa Yerusalem Timur (akan) dijadikan ibu kota negara.

Saat ini di Palestina sedang terjadi tragedi berdarah yang telah menelan banyak korbanjiwa. Tidak kurang dari 800 jiwa telah gugur dari serangan pasukan israel. Sebuah bangsa israel dengan segala kebejatan dan keserakahannya. Gempuran roket menjadi sebuah nyanyian bagi rakyar di jalur Gasa. Tidak kenal waktu pasukan israel keparat menghujani daerah itu.








uara dentuman dahsyat itu terjadi hampir setiap 10 menit. Ia panik luar biasa, berlari mencari tempat berlindung. Sementara ledakan demi ledakan yang memekakkan telinga dan menggetarkan jantung terus terjadi, ia justru melihat darah bersimbah tumpah di jalan-jalan.





Rentetan bunyi senjata bersahutan di antara dentuman yang tak juga berhenti. Ia berusaha menenangkan diri, bahwa keadaan dirinya akan selamat, dan ia akan baik-baik saja. Do'a di antara ketakutan tak putus diucapkan, meminta kepada Allah Yang Mahakuasa, agar diselamatkan dari ancaman kematian yang sedang mengancam.
Itu sepintas kengerian yang terjadi di tanah Ghaza, Palestina. Peristiwa itulah yang dialami penduduk Muslim Ghaza saat melewati hari-hari pembantaian oleh pasukan Zionis Israel yang tanpa ampun menggempur mereka melalui udara dan darat. Ungkapan itu disampaikan oleh seorang pria bernama Abu Hani, salah seorang tim medis di Palestina yang kebetulan selamat dari lubang kematian di Ghaza ketika itu. Ia kemudian menuturkan banyak hal tentang pengalamannya yang sulit dilupakan, saat harus berada di antara dentuman roket dan suara peluru senjata. Abu Hani, adalah petugas medis, ia juga menjadi target pembunuhan keji pasukan Israel, seperti juga dialami rekan-rekannya sesama tim medis di Ghaza.